Skip to main content

Kompetensi Keunggulan Indonesia

Kompetensi Unggulan Indonesia

Oleh : Muhamad Iman Tawakal 1510631180101
Dibuat untuk memenuhi Ujian Akhir Semester Mata Kuliah Geopolitik
Dan Geostrategi Indonesia
Dosen : Prilla Marsingga S.Sos. M.I.Pol
UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN 2019

Kompetensi Unggulan Indonesia

Pemerintah perlu melakukan penilaian terhadap sumber daya nasional yang akan didayagunakan. Sumber daya terpilih, sesuai teori manajemen strategis, biasa disebut sumber daya strategis. Sumber daya tersebut dapat berupa potensi yang dimiliki daan di manfaatkan sebagai peluang.
Pemerintah Perlu menyusun RPJMN 2020-2024 yang didalam nya berisi arah kebijakan Poros Maritim Dunia, penetapan strategic capabilities dan strategic resourcess, serta penerapan strategi nasional dalam pencapaian Poros Maritim Dunia.
Secara Geopolitik, kompetensi unik bangsa Indonesia adalah pada letak geografi yang berada di silang dunia; populasi yang besar (sekitar 260juta jiwa) yang akan memasuki era bonus demografis dan jumlah middle class yang relatif besar (empat puluh juta orang) serta sumber daya alam yang melimpah. Tiga kompetensi itu adalah kompetensi dengan nilai yang tertinggi dari sejumlah kompetensi lain. Indonesia adalah bangsa yang beruntung dengan dikaruniai ketiga kompetensi tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah sejauh mana bangsa Indonesia mampu mensyukuri karunia tersebut dengan memanfaatkannya sebaik mungkin.
Letak geografi Indonesia berada tepat ditengah center of gravity dunia saat ini yaitu Indo-Pasifik.dapat dikatakan kawasan baru Indo-Pasifik sangat kental dengan kepentingan India yang bersaing dengan China karena sengketa perbatasan di Aksai Chin, Garis Johnson, Garis Macartney-MacDonald, Garis McMahon dan Sikkim. Berbeda dengan anggota tiga anggota The quad lainnya, hanya India yang tidak terjebak dalam interdependensi asimetrik dengan China. Rivalitas yang akut dengan China, membuat India sengaja untuk tidak bergantung kepada China- baik secara ekonomi dan teknologi.
Bagi Indonesia, dinamika politik kawasan tersebut meningkatkan posisi tawar karena secara literal posisi Indonesia berada ditengah-tengah Indo-Pasifik, walau atensi The quad adalah pada China. Indonesiaa bisa memilih untuk tetap netral dan menjadi pemimpin diplomasi ASEAN atau memihak ke China atau the Quad.
Indonesia akan mengalami bonus demografi beberapa tahun kedepan, dimana jumlah usia produktif yang bekerja akan lebih banyak daripada usia penduduk pada umumnya. Indonesia diprediksi akan mulai menikmati bonus demografi pada tahun 2020 hingga mencapai puncaknya pada tahun 2030 atau tahun 2040. Besarnya penduduk usia produktif ini akan menjadi modal pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa datang.
Bank dunia yang dirilis pada tahun 2012, sekitar tuujuh juta warga Indonesia masuk kedalam penduduk kelas menengah setiap tahun. Pada 2045 mendatang, penduduk Indonesia kelompok kelas menengah diproyeksikan akan menembus dua ratus juta jiwa dari 360 juta penduduk Indonesia. Kelompok ini dapat menopang Pertumbuhan Ekonomi indonesia.
Menurut hemat Penulis, jika disarikan dalam kompetensi inti Indonesia, maka diusulkan kompetensi unggulan nasional adalah sebagai berikut: Pelabuhan Laut Internasional. Lokasi Indonesia di silang dunia seharusnya memberi peluang Indonesia untuk membangun global transhipment port alternatif dari Pelabuhan Singapura. Kawasan Ekonomi Ekslusif (KEK). Dengan jumlah penduduk produktif yang melimpah, Indonesia harus memanfaatkannya dengan mendirikan KEK seperti di China. KEK tersebut disarankan dibangun di dekat pelabuhan laut, sumber pembngkit listrik dan jalur distribusi darat yang lokasi nya dekat dengan jalur pelayaran dunia, namun sebaiknya berada diluar Pulau Jawa. Sumber Daya Mineral. Dengan banyaknya deposit Sumber daya Mineral, Indonesia perlu mengolah penambangan mineral secara profesional agar mampu menghasilkan pendapatan nasional yang signifikan. Sumber Daya Perikanan. Indonesia telah menjadi produsen ikan tangkap terbesar kedua setelah China. Namun dengan dukungan pemerintah, industri ikan tangkap Indonesia masih bisa lebih besar lagi menjadi yang terbesar di dunia. Perkebunan. Indonesia juga telah berhasil menjadi penghasil minyak kelapa sawit terbesar dunia. Namun potensi usaha perkebunan Indonesia masih dapat ditingkatkan lagi, seperti untuk komuditas karet, kopi, teh, dan lain sebagainya.
Pemerintah Indonesia Perlu untuk mengikuti sistem MITI di Jepang dan Korea Selatan, dimana ada badan pemerintah yang ditunjuk sebagai master planner untuk meningkatkan ekspor perusahaan nasional.

Opini Penulis: Seperti yang dilihat, dari kompetensi diatas Indonesia mempunyai banyak keunggulan yang dimiliki. Seharusnya dengan melimpah nya sumber daya yang dimiliki, Indonesia bisa menjadi negara yang terbesar dan terkuat. Dilihat dari banyak nya sumber daya yang dimiliki oleh Indonesia, pemerintah Indonesia seharusnya harus lebih ikut campur dalam mengelola sumber daya yang baik.
Dan Indonesia pun seharusnya bisa memanfaatkan potensi-potensi yang ada, sehingga Indonesia tidak lagi ketinggalan.
Lalu, seharusnya pemerintah Indonesia mengikuti sistem MITI seperti di Jepang dan Korea Selatan. Dimana ada badan pemerintah yang ditunjuk sebagai master planner untuk meningkatkan ekspor perusahaan nasional.

Comments